Cinta yang hilang


Jika membabas mengenai cinta,maka tidak akan pernah ada habis nya,siapa manusia di Dunia ini yang tidak pernah mendengar kata itu,?sejak zaman manusia pertama pun sudah mengenal kata cinta,begitu kompleks efek yang di timbulkan oleh cinta,seseorang bisa gila,strees bahkan mati,demi sebuah cinta,demikian pula sebalik nya,seseorang sangat berbahagia,berbunga bunga,dan terkadang tersenyum sendiri oleh karena cinta.

Luar biasa bukan,,,?

disini saya ingin berbagi cerita sedikit mengenai kisah seorang sahabat,sebuah kisah yang dipendam sekitar delapan tahun lebih,tentu nya ini semua karena cinta,nama sosok di balik cerita ini sengaja saya samarkan dengan alasan privasi.
Daniel,,saya sebut saja nama nya demikian,seorang Pria bepostur tubuh tinggi dan atletis,pria berumur 42 tahun yang masih menyandang status lajang sampai pada hari ini,semula saya tidak begitu akrab dengan dia ini,berhubung saya juga belum begitu mengenal nya dan di tempat ini pun saya masih dalam hitungan bulan,tepat nya empat bulan.
salah satu teman ku mengatakan dia memilih tetap sendiri karena memang ada alasan tertentu yang tidak bisa dia lupakan hingga sekarang.”ah….ini pasti masalah cinta,,”pikir ku kala itu,mencoba menebak atas dasar apa dia ini memilih sendiri ketika itu.toh banyak kisah seperti itu terjadi di kehidupan ini,entah itu laki laki maupun perempuan.
Adakala nya saat saya bercerita cerita dengan beberapa teman yang lain nya,entah itu membahas masalah yang lagi santer diberitakan di berbagai media,namun jika topik pembicaraan mulai mengarah ke masalah cinta pacar dan kekasih,maka dengan sendiri nya si kawan ini akan meninggal kan tempat itu dengan berbagai alasan,dan pasti nya saya dan beberapa teman diantara nya sudah memahami sikap nya itu.
Namun dibalik dari itu semua,dibalik dari sikap nya yang sedikt dingin itu,saya menyimpan tanda tanya,ada apa dibalik masa lalu dia?sudah sebegitu keras nya kah hati si Daniel ini,begitu trauma nya kah dia tentang cinta ini?.

Suatu ketika..
Hari itu tepat hari sabtu sore,kebetulan sesama penghuni kost lain nya sudah pada keluar,entah keluar kemana yang jelas keluar lah,untuk menghabis kan malam minggu yang panjang itu.
“wah,,ganteng kali kau kutengok lae malam minggu ini,kayak mau konser aja di balai sarbini,,”?tanya ku kepada salah seorang teman yang daritadi sibuk mengatur penampilan,entah berapa kali dia kulihat berdiri di depan cermin,yang rasa nya cermin itu kurang besar untuk melihat bayangan nya sendiri,,
“Ia lae,,ini penampilan pertama ku,,”jawab nya sambil merapikan rambut keriting nya,
“penampilan apa lae,,”apa ada lapo yang baru buka dan di resmikan?trus lae panitia nya disitu,,jawab ku bercanda,,
“bukan lae,,ini pertama sekali aku ketemu dengan cewek yang ku ceritakan tempo hari,”ujar nya lagi..
“oh,,pantas lah dari tadi ku tengok lae atur penampilan terus,ternyata mau ketemuan,,,
“aku jalan dulu lae,,”ujar nya pamit kepada ku,pergi kemana,ketemuan dengan siapa,entah lah…
Teman yang satu lagi tak kalah dengan yang lain nya,

Saat itu tinggal lah aku bersama sahabat Daniel ini di kontrakan itu,ah daripada bosan dan menghilangkan kejenuhan ku coba mendengar lagu lagu kesayangan,lagu demi lagu,namun bosan juga ahir nya,ahir nya aku bertandang ke kamar si Daniel.
“Ga malam mingguan lae,,”tanya ku saat dia sedang asik mengutak atik ponsel nya,
“ah,,,macam tak tau aja kau lae,,jawab nya sekena nya,,di samping meja kerja nya ku lihat selembar foto lama,foto seorang gadis yang sedang tersenyum.
“Foto siapa lae,,?tanya ku sambil menunjuk ke arah bingkai itu,awal nya dia diam saja dan terlalu sibuk dengan mengutak atik hanpone nya sedari tadi,entah apa yang dia kutak katik,saat itu aku berpikir untuk mengorek kisah dia dibalik semua ini,apa yang menyebab kan dia begitu dingin kepada seorang gadis?bahkan sangat anti.
“Lae mau ngopi tidak,,?ku coba memancing pembicaraan kami.
“bisa lae,,jawab nya dengan setengah mengangguk
“sebentar aku pesan ke warung sembari membelikan rokok ku,”,ujar ku pada nya dan meninggal kan nya sejenak.
Saat aku kembali ke kontrakan aku merebah kan tubuh di atas kasur nya,serta memandang menerawang ke arah langit langit sekeliling ruangan itu,aku mencari ide,bagaimana cara nya supaya kawan ini mau bercerita tentang masa lalu nya itu
“lae kenapa ga malam mingguan,,?tanya dia kepada ku.
“malas,,kebanyakan cewek sekarang susah di percaya,jawab ku untuk memancing nya,
“maksud lae,,tidak percaya gimana,,?
“ia lae,,aku makin malas karena pacar ku selama ini telah membohongi ku,,jawab ku..
“lantas,,,?
“kita putus karena aku sudah memberi batas toleransi selama ini,,sambung ku lagi,,dan mulai sedikit mendramatisr cerita yang agak mirip dengan kisah nya,dan sepertinya dia juga semakin tergiring dengan alur cerita ku.
“aku juga begitu lae,aku juga pnya satu kisah masa lalu seperti itu lae,beda nya aku di tingal karena dia lebih memilih seseorang yang jauh lebih dari segala nya daripada aku lae,
“wah,,cerita nya bagaimmana lae,,?tanya ku penasaran dan sedikin senang karena ahir nya saya dapat mendengar cerita dari langsung dari dia sendiri kisah yang menyelimuti dia selama ini.
Dia pun mulai menceritakan kisah nya……

*******

Sekitar beberapa tahun yang lalu,ketika dia masih tinggal di daerah Kramat jati jakarta timur,saat itu tepat hari minggu bermula dari sebuah Gereja HKBP yang terletak di daerah ini,entah kenapa dan entah sejak kapan Gereja ini menyandang embel embel “Jodoh”di belakang nya,yang pasti hingga kini Gereja itu masih disebut sebagai gereja jodoh,namun seorang kawan mengatakan,bahwa kalau ingin cepat mendapatkan jodoh,disana lah tempat nya untuk kebaktian,,bah,,,,pikir ku…
kembali ke cerita Daniel tadi….
Saat itu ibadah pagi di gereja itu,kebetulan dia hari itu tidak membawa buku Puju pujian kidung jemaat,dan hanya membawa Alkitab dari rumah,saat duduk di bangku urutan ke tiga barisan terbelakang,di samping nya duduk seorang gadis yang anggun berambut panjang,dan sudi pula membagikan buku kidung jemaat nya untuk bersama.
begitu lah sepanjang acara kebaktian itu,terkadang kalau kebetulan saling bertatapan mereka saling melemparkan senyum,hingga ahir nya ibadah pagi itu pun usai,ketika akan pukang ke rumah nya di daerah keramat jati,maka dia bertemu lagi di dalam satu angkutan kota yang sama.
“Ito yang tadi kan,,?tanya Daniel,yang duduk persis di belakang supir.
“ia ito,,jawab ito itu singkat
“tinggal dimana,,kok naik 06?(M06)
“ciracas ito,,
“dimana disitu,,?tanya daniel lagi mencoba menyelidiki dan mengakrabkan diri
sepanjang jalan mereka bercerita dan tak lupa menanyakan nama dan boru apa,dan sebelum Daniel turun terlebih dahulu,tak lupa meminta no gadis itu.
Taruli,kita sebut saja demikian,seorang gadis berparas cantik,tinggi,seorang gadis batak kelahiran batak yang sangat fasih menggunakan bahasa batak,aktif di berbagai organisasi kerohanian,gampang bergaul dan baik hati pulak,setidak nya ini lah gambaran yang dia ceritakan kepada ku,hari berlalu,di minggu kemudian mereka sepakat untuk Gereja bareng di HKBP itu,sepulang ibadah mereka mampir di salah satu Lapo yang tersebar banyak di daerah cilitan,dan darisana mereka pulang,ahir nya daniel punya kesempatan untuk menghantarkan nya sampai ke Rumah si Taruli.
Hari demi hari,minggu demi minggu,hingga tiba tepat nya pertengahan di bulan Maret,atau sekitar 2 bulan lama nya mereka berteman,mengikrarkan Pacaran.Ah…ahir nya usaha ku tidak sia sia,batin Daniel saat mereka sudah sah berpacaran,hari berlalu,mimggu hingga bulan bahkan tahun,semua baik baik saja,seperti layak nya orang berpacaran pada umum nya,jika tiba malam minggu si Daniel selalu ada dan selalu hadir di samping orang yang dia cintai itu,sambil membawa oleh oleh makanan kesukaan si Taruli.
demikian juga dengan si Taruli,ada kala nya dia yang datang ke tempat tinggal si Daniel saat malam minggu tiba,dan itu semua tergantung waktu mereka masing masing,”sungguh tiada satu pun yang kurang kala itu,,”begitu kata Daniel pada ku saat itu
Suatu ketika Daniel sakit hingga di rawat di rumah sakit sekitar tiga hari,Taruli selalu setia menemani nya disela sela pulang bekerja di salah satu rumah sakit umum di jakarta pusat,begitu lah mereka lalu i se iring berjalan nya waktu,bahkan orang Tua si Taruli seperti nya memberikan resfek kepada Daniel.
hubungan mereka berjalan memasuki tahun ke tiga,suatu ketika saat orng Tua si Daniel berkunjung ke jakarta dia sengaja mengenalkan si Taruli sang kekasih nya itu kepada orang tua nya,kebetulan keluarga besar si daniel lagi berkumpul mengadakan acara,sebenar nya diantara saudara saudara  Daniel ini sudah dikenal,karena beberapa kali dibawanya ke rumah saudara nya ini,
bahkan Ibunya si daniel sempat menanyakan kapan hubungan mereka di bawa ke arah yang lebih serius,maksud nya ke jenjang pernikahaan.
“Jangan terlalu lama kalian pacaran,,kalau memang sudah sama2 siap apa lagi yang di tunggu,,?
“ia namboru,,nanti kami pikirkan ke arah situ,,”jawab Taruli kpda ibu nya si Daniel kala itu
saat acara itu sudah selesai dan ngobrol2 santai di Rumah salah satu saudara  Daniel,begitu juga sebalik nya,jika ada acara acara keliarga si Taruli di rumah,maka dengan ringan yangan si Daniel mencurahkan segenap tenaga dan pikiran nya,yang pasti memang bukan karena cari perhatian dari pihak keluarga si Taruli,tapi karena iklas,daniel sudah menganggap keluarga besar si Taruli adalah keluarga nya juga.
Suatu ketika saat kebersamaan mereka,sekilas si Taruli menyebut kata Pariban,di bercerita bahwa salah satu anak namboru nya dari Pekan Baru,yaitu pariban nya yang tertua sedang melaksanakan dinas Militer di jawa,tepat nya di Magelang,yang kebetulan semarga dengan ibu si Daniel,”wah,,hebat,,punya iban seorang perwira TNI AD,”kata daniel kala itu memuji.
diusia hubungan mereka yang ke tiga tahun itu,berlangsung langgeng,walaupun terkadang ada konflik intern di antara mereka berdua,namun secepat nya dapat mereka atasi,dan itu sudah merupakan bagian dari perjalanan kisah cinta,karena tanpa ada konflik terkadang sesutu yng di jalani menjadi hambar,ada kala nya jika kita habis berantam bersama pasangan kita,entah itu pemicu nya,namun saat kita berbaikan kembali,maka rasa sayang dan cinta kita itu semakin besar terhadap pasangan kita,(ini pengalaman saya secara pribadi loh,?)
Suatu ketika di bulan oktober,Taruli kembali lagi bercerita,bahwa Namboru nya yang di Pekan Baru itu bilang bahwa pariban nya yang lagi pendidikan di Magelang itu,kemungkinan besar akan di tugas dinas kan di daerah Cilangkap begitu sudah lulus,setidak nya informasi ini di ketahui langsung namboru nya siTaruli saat di hubungi via telepon terahir dari magelang,sebenar nya saat itu pikiran si daniel sudah mulai sedikit waswas,akan kehadiran si pariban yang gagah dan seorang perwira itu.
pikiran Daniel pun mulai rancu akan pihak ke tiga ini,biar bagaimana pun,aku tidak ada apa apa nya jika di banding pariban nya itu,sementara pariban nya masih memiliki kuasa penuh atas pariban nya,apalagi ini pariban nya kandung,jika sampai hal di luar dudaan ku terjadi maka aku akan menjadi seorang pecundang yang tak bisa apa apa,apalagi dia itu semarga pulak dengan ibu ku,yang berarti hula hula ku,atau Tulang ku,begitu lah yang selalu membayangi pikiran si Daniel.
Dihari minggu,sehabis pulang dari Gereja di sela sela makan mereka di sebuah warung yang terletak di pertigaan Pusat perbelanjaan cililitan.seperti nya memang dia tak ingin lagi menutupi perasaan yang mengganjal selama ini terhadap kehadiran si pariban ini.
“Sekuat apa kamu dapat mempertahan kan sesuatu yang kamu bina dan jalani selama ini de,,?tanya Daniel.
“maksud abang hubungan apa,,?tanya Taruli penasaran,,
“hubungan kita,,taruli kelihatan bingung atas pertanyaan ini.
“loh,,ada yang salah kah di hubungan kita ini bang,,?dia tampak smkn penasaran,
“ada apa bang,,?apa yang mendasari pertanyaan mu seperti itu,,?
“jujur de,,semenjak ada pariban mu menjadi topik pembahasan kita,pikiran ku mulai sedikit gelisah,si Daniel mencoba langsung menerangkan ke titik pembahasan.
“hahaha,,,,abang ada ada saja,hmmm,,,abang mulai takut kalau aku di ambil sm pariban ku ya,,?jawab Taruli genit sambil mencubit pinggang kekasih nya itu.namun Daniel hanya diam saja.
“Tenang aja bang,,aku setia kok,lagian sama pariban,,?ah,,ga mungkin lah,taruli malanjutkan..
Dari bulan oktober hingga awal desember hubungan mereka baik baik saja,namun pada pertengahan bulan desember itu,hubungan mereka mulai tampak awal awal keretakan,berawal dari lupa nya daniel menjemput Taruli di tempat kerja nya,karena sore nya taruli harus mengikuti acara organisasi yang dia ikuti selama ini.awal nya daniel menduga,konflik ini bakalan bisa di atasi sendiri,dan nanti akan berbaikan kembali.
namun ternyata tebakan nya salah,,justru ini lah yang mengawali hancur nya hubungan mereka selama ini…………………!
tiga hari lama nya mereka tak saling bertegur sapa,bahkan sms menanyakan kabar dan menanyakan sudah makan pun tak datang dari mereka masing masing,”ada sesuatu yang tidak beres,,batin Daniel,,hari ke empat dia mencoba menghubungi nomor kekasih nya itu,dan mencoba untuk menyelesikan dengan baik baik,bahkan minta maaf yang tulus pun keluar dari mulut Daniel.
dan di ujung pembicaraan mereka,mereka sepakat untuk brtemu di suatu tempat sehabis pulang kerja.
“Aku rindu sama kamu de,,”begitu ucapan daniel diahir pembicaraan mereka.singkat cerita,ahir nya mereka pun bertemu di tempat yang sudah mereka sepakati itu,raut wajah Taruli sudah tampak tidak biasa nya,dang bicaranya pun sekena nya saja menjawab pertanyaan si Daniel.
“ada apa de,,?kok ga biasa nya km seperti ini,,?tanya daniel mendesak,
“ga ada apa apa bang,,aku biasa saja,
“masalah kita sudah clear kan,,?tanya daniel meyakin kan,,,,,
namun Taruli mulai diam seribu satu bahasa,ketika itu,daniel memang sudah menyadari,bahwa ada sesuatu di pikiran kekasih nya ini,ada sesuatu yang mengganjal perasaan nya,karena dia tau persis siapa kekasih nya ini,setidak nya dengan pengalaman selama 3 tahun 11 bulan,itu sudah cukup memahami sikap,pola pikir dan jalan pikiran seseorang yang kita sayangi.
“Bang,,?tiba tiba taruli memanggil Daniel
“tanggal 24 pariban ku mau datang ke rumah,begitu juga dengan namboru ku dari Pekan baru,dan 2 hari yang lampau pariban ku menelpn ku,awal nya aku kira dia bercanda,dan dia bilang mau melamar ku.begitu dia lulus dan di tempatkan dinas di Cilangkap,saat ku katakan aku sudah punya pacar,seperti nya dia ngotot bang,,?saat itu Taruli menangis menceritakan itu semua,bahkan Daniel begitu terkejut nya mendengar pengakuan kekasih nya itu,di dalam hati nya begitu terpukul,namun dia berusaha tegar mendengar penjelasan Taruli.
“Lantas,,,”?tanya Daniel lagi,,
“ia bang,,bahkan saat aku telpon namboru,namboru membenarkan,malah namboru bilang,dia kepingin aku jadi parumaen nya,
“lantas apa kata Tulang dan Nantulang ke kamu?
“bahkan bapak sangat mendukung bang,,tapi mama tidak terlalu suka,mama lebih suka pada pilihan ku,,
“sekarang,,jawab dengan jujur,bagaimana pendapat mu,,?tanya daniel dengan tenang,
taruli pun kembali terdiam mematung,,,namun hanya dapat menangis sesengukan dan sekali kali dia menghapus air mata nya dengan tissue.
“De,,tolong jawab dengan jujur,bagaimana sikap mu disini,?namun lagi lagi taruli tetap bungkam.
ketika itu,daniel sudah bisa menanggapi sikap yang di tunjukkan kekasih nya tersebut,apa yang dia takut nya selama ini ternyata terjadi juga,disitu daniel mencoba mengeluarkan segala uneg uneg nya kepada Taruli
“Aku tau aku tidak lah sepadan dengan dia,aku tidak ada apa2 dibanding dia,aku hanya seorang karyawan lepas yang sangat rendah,bergaji pas pas an,bahkan tak ada yang dapat bisa ku andal kan,kamu tau dimana posisi ku de?posisi ku tetap menjadi seorang pecundang yang tak penah bisa menang,Daniel yang gagah dan selalu memperlihatkan ketegaran nya selama ini,kini harus menangis di depan kekasih nya,saat menerima kenyataan tersebut,daniel sadar bahwa kekasih nya akan memilih pariban nya itu kini,dan itu adalah sebuah Fakta yang pahit dia terima.
saat mengeluarkan semua uneg uneg nya itu,Taruli pun mengis,di balik kelopak mata nya menitikkan air mata,
“cukup bang,,,”taruli setengah menghardik,,
Taruli memeluk Daniel,dengan menangis sesengukan,
“aku ga tau harus bagaimana lagi bang,,aku ga tau lagi dimana menempatkan posisi ku.dalam pelukan Taruli,daniel mulai terdiam seribu satu bahasa,daniel sadar,,Taruli telah mengingkari komitmen nya,taruli telah mengiris hati Daniel,Taruli telah mulai berpidah ke hati yang lain,ke hati seorang pariban nya,yang tak mungkin sanggup untuk menentang nya,pariban nya yang juga semarga dengan ibu nya daniel yang tidak mungkin sanggup dia hadapi,karena berada di posisi Tulang,dalam stuktur tarombo adat batak.
Namun saat itu Taruli tidak pernah mengatakan secara langsung bahwa dia telah berpindah ke hati Pariban nya,dia tau bahwa itu sama hal nya menyakiti hati daniel,walaupun dalam kenyataan nya demikian,sesuatu hal yang tidak perlu di ucapkan namun sudah bisa di rasakan,
“Abang,,aku minta maaf,,kata taruli me mohon namun wajah nya tetap menunduk,
“percaya lah de,,segala nya ku maaf kan,tak ada dendam,tak ada marah,tak ada sakit hati,jika memang itu sudah menjadi keputusan mu yang terahir,aku tak bisa berbuat apa2 lagi,,”jawab daniel pasrah,,
“satu hal yang harus kamu ingat,bila dikemudian hari sakit hatiku timbul,maka akan sangat sulit untuk mengobati nya,tak cukup sepuluh tahun,semoga kami berbahagia dengan dia Pariban mu itu,aku anggap ini pertemuan kita yang terahir kali nya.
“sampaikan salam ku kepada Tulang/nantulang dan pariban mu itu,,,”!kata Daniel pada Taruli,sambil berdiri ingin segera meninggal kan tempat itu,
“Bang,,?
“bang,,?
namun panggilan Tak dihiraukan oleh Daniel,ia tetap pergi meninggalkan Taruli dan menghilang di tengah2 keramaian tempat ,dengan membawa luka hati yang cukup dalam.sayatan perasaan yang cukup perih,dan itu lah terahir kali nya Daniel melihat wajah kekasih nya itu.Segala sesuatu yang berhubung dengan Taruli semua nya dia buang,bahkan sebuah cincin kado ulang tahun pemberian Taruli turut dia buang di jembatan kampung melayu saat kepulangan nya bertemu dengan Taruli.ah,,,seandai nya aku yang menemukan itu…..
Sejak saat itu hubungan mereka pun terputus,dan terahir Daniel mendengar dari salah satu teman baik nya,mereka akan menikah,tepat empat bulan sejak mereka berpisah……
“saya sedih  lae,,kenapa saya tidak di takdir kan memilkii nya,,,?
“saya kecewa lae,,kenapa bisa sedemian cepat nya dia berubah ke pariban nya,,,?
“saya tak habis pikir lae,,kenapa dia bisa mengingkari semua apa pernah dia ucapkan pada ku,,?
“saya tak sadar lae,,hingga di umurku kini,kepala empat ,aku masih membawa kisah pahit itu hingga kini,,?
“saya telah tanamkan di dalam hati lae,,sejak saat itu aku akan memilih sendiri,sampai TUHAN berkenan membuka selimut luka hati ku..!
lima pertanyaan yang menjadi pernyataan buat diri nya sendiri,lima pernyataan yang tak bisa di ganggu gugat oleh siapa pun,keluarga nya,sahabat nya,bahkan Orang Tua nya sekalipun..

*******
Semua cerita dan kisah ini memutar 360 derajat apa yang pernah ku tuliskan sebelum nya,tentang kisah Pariban,aku menyadari,di balik ahir yang indah dalam sebuah cerita yang pernah ku tulis kan sebelum nya, ternyata inilah salah satu kisah pahit nya.
dibalik sebuah kebahagiaan ku bersama pariban ku ternyata tersimpan luka hati yang cukup dalam bahkan sangat dalam seperti yang di alami Daniel ini,suatu kebahagian yang telah di rebut oleh pariban Taruli sendiri.
Saat semua kisah nya dia ceritakan secara detil,akau cuma mampu mengatakan
“Itulah rahasia kehidupan lae,dan itu sudah di gariskan oleh TUHAN yang maha mengetahui,percaya lah lae,,di balik dari dari itu semua TUHAN pasti memberi kita yang terbaik,,”karena saya memang tidak merasa pantas memberi masukan buat dia,apalagi nasehat,berhubung umur nya yang sangat jauh di atas umur ku.

tak terasa entah berapa lama kami bercerita hingga jam menunjukkan pukul 24:00,

Sesusungguh nya kisah seperti yang di alami Daniel ini merupakan salah satu kisah di antara beberapa banyak kisah lain nya,yang tidak sulit untuk kita temukan,sungguh luar biasa kekeuatan Cinta itu bukan,,?dan hingga saat ini pun Daniel tidak pernah dapat menerima saran dan pendapat yang selalu di berikan oleh2 teman2 dan sahabat sahabat terdekat nya.seorang Daniel yang yang selalu menyatakan bahwa Cinta itu menyakit kan,serta menyimpan sakit hati yang melingkupi nya,entah sampai kapan….

Demikian…..

*HORAS*
Ahir kata saya ucapkan Terimakasih,bila dalam catatan ini ada yang kurang berkenan dan kurang tepat.saya mohon maaf..

Bekasi 17/08/2010.by Bresman Silalahi Tolping

Tentang Bresmansilalahi

Belajar dari hal yang sangat kecil dan sederhana,untuk menemukan sesuatu yang lebih besar dan bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Kisah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s