Kado Ulang Tahun Yang Tak pernah sampai dari Sang Kekasih



Berkali kali aku melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan ku,maklum hari ini aku akan menunggu sang kekasih pulang dari tempat dia bekerja,sejak jam 5 sore aku sudah berada di tempat biasa aku menjemput nya,yakni di luar pintu gerbang toll di salah satu sudut daerah Bekasi,untuk menghilangkan rasa bosan,ku coba menyulut sebatang rokok,sambil duduk di atas sepeda motor di bawah pohon yang teduh.
Entah keberapa kali nya lagi aku melihat jam tangan ku,,saat ku coba mengirimkan pesan singkat kepada nya,maka saat itu juga dia balas dengan mengatakan bahwa dia baru saja masuk Bis jemputan,dan akan sampai kira kira 25 menit lagi,sebenar nya jaraj antara tempat dia tinggal dan kerja tidak lah terlalu jauh,namun Bus jemputan yang ia tumpangi sehari hari nya harus melewati jalur Toll Cikampek hingga ke jakarta,terpaksa lah dia turun di salah satu gerbang tol agar lebih singgkat,dan dari sana aku biasa menjemput nya.
Waktu sudah berlalu 25menit bahkan 30 menit,namun sang kekasih belum juga tiba,entah kemana dia,sepuluh menit terlambat aku masih sabar dan memberi toleransi kpda nya,saya berpikir mungkin Bus nya terjebak macet,maklum,hari ini ahir pekan jadi sudah menjadi kebiasaan di kota jabodetabek untuk bermacet ria di jalan tol ataupun di jalan protokol di seluruh penjuru jabodetabek ini.
Saat aku mencoba mengubi langsung ponsel nya kini justru malah tdak aktif,tut,,,tut,,,,tut……loh,,,ada apa ini?aku pun mulai penasaran,,bercampur sebal,bagaimana tidak,sudah sekitar 2jam lebih aku menunggu nya di tempat ini,namun kini ponsel nya malah tidak aktif,apa mungkin karena kehabusan batry,,,?ah,,tidak mungkin juga,karna dia tidak penah seperti ini,,pikir ku dalam hati menebak nebak.
Entah berapa kali ku coba menghubungi nya,namun hasil nya tetap nihil,saat pikiran mu mulai gelisah,tiba tiba,Raungan Ambulans keluar dari gerbang tol timur itu,,saat mobil ambulan itu semakin mendekat dan berlalu dari hadapan ku,tiba tiba perasaan ku menjadi sangat gelisah,jangan jangan,,,?ah…ku coba menepis firasat buruk ku dan ku coba menenangkan diri,toh setiap hari tak terhitung jumlah nya ambulans yang melintas di kota ini,batin ku.
Namun filing dan firasat tetap lah berbicara,perasaan ku pun semakin tak menentu,gelisah bercampur baur,didalam hati aku berdoa,YA TUHAN,,,,LINDUNGI KEKASIH KU,saat itu juga ku lihat ada mobil patroli jalan tol dan mobil patroli polisi mengiringi ambulans yang kedua keluar dari gerbang tol itu,ah,,,tak salah lagi ini,pasti ada kecelakaan besar terjadi di toll cikampek ini,batin ku menebak,namun mobil patroli polisi itu tetap mengiri ambulans ke dua dari belakang,sementara mobil patroli milik penelola jalan tol itu berhenti di gerbang tol itu saja,maka tak ku sia siakan waktu itu,dengan menanyakan pada petugas patolo itu.
“Pak,,kecelakaan di daerah mana,,?tanya ku dengan serius,,
“Di km 12 cibitung,,”jawap petugas berseragam biru itu singkat,,
“Bus apa mobil pribadi pak,,”tanya ku lagi dengan penasaran,,
“Bus HXXXXX,,,jemputan karyawan,,jawab nya lagi,
“Hah,,,,,?
“kenapa mas,,?
“korban nya di bawa ke RS mana pak,,,?
saat sang petugas menyebut nama salah satu Rumah sakit di bekasi,maka segera aku meluncur dengan persaan yang semakin kacau balau,,dalam perjalan menuju rumah sakit itu,,aku selalu mencoba menenangkan diri,dan selalu berdoa tak henti henti nya,kalaupun kekasih ku menjadi korban diantara nya,tak sabar ingin sampai ke rumah saki itu,ku pacu motor ku se kencang mungkin,dan watu ku lihat sudah menunjukkan pukul tujuh malam,entah berapa perempatan lampu merah ku terabas tanpa sadar.
Saat tiba di Rumah sakit itu,tangan ku se akan gemetaran dan kaki seolah sangat berat melangkah,entah kenapa,dari pintu masuk saya sudah mulai melihat keriuhan dan jeritan tangis yang meraung raung di ruang UGD itu,saat ku lihat mereka mengenakan baju sama dengan baju yang biasa di kenakan kekasih ku setiap hari nya kala bekerja,yaitu kemeja berwarna biru muda dan celana berwarna biru tua.
Dintara para kerumunan dan tangisan histeris itu,aku melihat salah satu teman kekasih ,yang juga teman baik ku,menagis tak henti henti nya,saat dai melihat kehadiran ku,,tiba tiba dia dengan berlari menghampiriku dan menampar pipi kiri ku,dia hanya bisa menangis serta memeluk ku,dia membentak ku dengan keras
“Dari mana saja kau bang,,,?
“kenapa tak abang jemput si xxxxxx ke kawasan,,?dia menyebut nama kekasih kau
“Hah,,,,,,,,,,,,,???
“Saat itu aku terduduk sejenak,,dan mencoba meyakin kan diri sendiri apakah ini nyata atau sekedar mimpi.
“heh,,,bang,,,?
“ketika itu awal nya aku berusaha tetap bersikap tegar,,,,,namun perasaan itu tak bisa ku tutupi,aku menangis sejadi jadi nya,dan ku coba menerobos kerumunan orang di depan ruangan UGD itu,aku mau mau melihat secara langsung keadaan kekasih ku,aku berharap aku bisa memeluk nya dalam keadan kesakitan seperti ini,aku berharap aku bisa menemani nya dalam keadaan yang memilukan ini,di dalam ke kalutan pikiran ku,tak henti henti nya ku berdoa dalam hati,semoga yang terburuk tidak sampai terjadi kepada dia.
Saat ingin melihat kondisi yang sebenar nya,para petugas medis berkeras melarang ku masuk,meski saya katakan keluarga,mereka mengatakan dalam masa penanganan kritis,badan ku serasa lemas,pikiran ku kacau bercampur kalut,saat menunggu untuk di perboleh kan masuk untuk melihat,aku terduduk lesu di koridor Rumah sakit itu bersama teman kekasih ku itu,saat itu kami berdua hanya terdiam membisu,tanpa kata apa pun yang ter ucap diantara kami berdua.
saat menunggu di izin masuk,aku mencoba menghubungi salah satu keluarga nya yang tinggal di daerah cibubur untuk segera datang ke Rs ini,saat ingin mengatakan kabar itu,,mulut ku terasa tertup dan lidah terasa kelu,ada rasa takut saat memberitahukan kabar ini kpda abang nya,namun tetap ku beranikan untuk itu.
“halo,,,,?
“halo,,,,lae,,,?sapa ku
“ya lae,,,apa kabar lae,,,?jawab nya dari seberang,
“kabar buruk lae,,,aku lagi di Rs bekasi,si xxxxx i tadi sore kecelaka,Bus jemputan mrka kecelakaan di jalan tol cikampek waktu mau pulang dari tempat kerja lae,,,,
“hah,,,,,?YA TUHAN YESUS,,,,,,,,dia terlihat kaget dan berteriak keras tanpa sadar di
seberang telepon,,,
dan segera ku suruh datang ke rumah sakit ini untuk melihat secara langsung kondisi nya,
Saat kami di persilah kan melihat ke dalam dan hanya di prboleh kan satu orang mewakili keluarga,maka aku pun tak sabar bergegas masuk,ketika ku lihat keadaan nya,,perasaan ku benar2 terhenyuh,aku tak kuasa menahan tangis ku di hadan nya yang lagi terbaring di balut perban,dan hanya menyisakan mata,tergolek lemah tak berdaya,
“Ria,,,?
“Ria,,?aku memanggil nama nya dengan lembut persis di telinga nya,sambil ku genggam erat tangan nya,aku bersimpuh,di samping nya,,yang bisa ku lakukan hanya menangis,melihat akan semua kenyataan ini,ku pegang erat jemari nya dengan kedua tangan ku,aku pn berdoa seolah kami berdoa bersama,memohon pertolongan dan mujijat nyata dari TUHAN.
Sekitar satu jam aku menemani nya di ruangan itu,tanpa aku sadar,tangan nya merespon genggaman ku,dan lambat laun dia membuka mata nya perlahan lahan,perasaan ku mulai lega,ahir nya dia dapat melihat kehadiran ku di sisi nya,namun tatapan mata nya kosong,seolah dia ingin bercerita,apa yang barusan dia alami,apa yang dia rasakan,seolah dia ingin berbagi kepada ku,ku lihat mata lentik nya bekaca kaca dan tak henti henti melepas pandangan ke wajah ku,
“Hasian,,,aku tau,kamu yang kamu rasakan,,dan aku juga meraskan hal yang sama,aku mencoba memberi semangat dan dukungan buat dia,namun ia hanya terdiam dan sedikit respon jari2 nya di genggaman ku,namun sorot mata nya tetap menatap ku.
“aku minta maaf,,seharus nya aku menjemput kamu di tempat keja mu,,dan dari sana kita langsung ke tempat itu,untuk membeli kado yang kamu janjikan itu pada ku,,tapi itu semua sudah tidak penting hasian,,kado ulang tahun ku tak ada arti apa nya di banding dengan dirimu,mencintai mu,dan mencintai ku adalah anugarah terbesar yang ku dapat dari TUHAN,,,,”kata ku kepada nya.
Semestinya memang hari itu,kami sudah sepakat sebelum nya,untuk membelikan ku sebuah kado ulang tahun buat ku,karena tanggal 1 Agustus ke esok hari nya,bertepatan hari ulang tahun ku yang ke 28,namun semua itu tak bisa lagi ku bayang kan,karena sang kekasih sudah tebaring tak berdaya di hadapan ku,kekasih yang telah 2tahun ini saya cintai dan sayangi,kekasih yang selalu ada saat aku terjatuh dan,selalu memberiku semangat dan dukungan ditiap langkah ku,kekasih yang mengajariku cara prinsip hidup,kekasih yang selalu setia mendengar celotehan ku saat aku menasehati nya.ah,,,,jika ku jabarkan satu persatu akan semakin menambah luka lama ini.
Selama 4hari di rawat di Rumah sakit ini,sama sekali tidak ada perkembangan yang menggembirakan,yang ada malah kondisi yang semakin menurun drastis dan menghawatirkan,selama kurun waktu 4hari itu aku selalu setia mendapingi nya,di sela sela kunjungan para keluarga nya.jauh di lubuk hati yang dalam aku selalu berharap dia kembali pulih seperti semula,tentunya dengan kuasa TUHAN.
Dihari ke lima pagi itu kondisi nya semakin down drastis,disana aku berteriak tanpa sadar seperti orang kesurupan,saat melihat situasi nya kala itu,sampai sampai para petugas membawa ku keluar ruangan dan mencoba menenangkan ku,sungguh situasi yang tak pernah ku alami sepanjang hidup ku saat itu,dan dengan Rujukan Dokter maka siang nya dia pun di pindah kan ke salah satu Rumah sakit Swasta di Jakarta Timur,namun di sini hanya bertahan satu hari.
Ahir nya,,,,,
Hari kamis skekitar pukul 03:00 pagi,kekasih tercinta ku ini,menghembuskan nafas terahir nya,tepat saat aku,bapa,ibu nya dan 4 orang saudara lain nya berada di samping nya,Tak banyak lagi yang harus ku teriakkan ,habis sudah air mata ku selama 5hari.aku hanya bisa pasrah dan tertuduk diatara para keluarga besar nya,dan mereka tak henti henti nya menghibur seta membesar kan hati ku,dalam menerima kenyataan di luar kekuatan manusia ini.
Selamat jalan cinta kasih ku,selamat jalan Bintang kecil ku,cinta mu akan tetap bersemayam di lubuk hati ku yang paling dalam,kelak nama mu akan ku abadikan mejadi nama Putri ku di kemudian hari,jika aku sudah bisa menutup luka yang sangat dalam ini,RIANY,,,sebuah nama yang akan di sandang Putri ku kelak,untuk mengenang segala cinta yang telah kau berikan kepada ku dulu,
Entah kenapa,dalam kesendirian ku,,siluet wajah mu selalu membayangi pikiran ku,sekuat tenaga dan semampu yang ku bisa ku coba menghilangkan memori ini,namun seperti nya tak sanggup,aku sadar aku telah berubah sejak kamu pergi menghadap SANG PENCIPTA,disetiap aku mengenal yang baru,aku selalu membandingkan nya dengan sosok mu,entah berapa orang diantara nya,aku tau dan sadar itu salah.
Saat menuliskan kisah ini pun,entah beerapa kali aku menghapus air mata yang jatuh tanpa sadar di tombol keyboard komputer ini………

Selamat jalan adinda ku tercinta…..

* Tulisan ini saya dedikasikan buat mengenang orang yang pernah menghiasi hari hari ku selama kur un waktu 2 tahun yang kini telah berada di sisi TUHAN.RIANY serta sehari menjelang tanggal 01 Agustus,hari UlangTahun ku,tepat saat kisah ini bermula *
#HORAS#
Bekasi 31 juli 2010 by An Bresman Silalahi Tolping.

Blogged with the Flock Browser

Tentang Bresmansilalahi

Belajar dari hal yang sangat kecil dan sederhana,untuk menemukan sesuatu yang lebih besar dan bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s