Surat Tuk Sahabatku disana



Dua setengah tahun adalah waktu yg cukup dalam masa menjalin hubungan pacaran,bisa dibilang lama,namun di balik dari semua hubungan sahabat ini,tersipan dilema yg cukup pelik tuk diselesaikan,dan rumit tuk di carikan solusi nya,bagaimana tidak,cara pandang kita selaku kaum muda yg sangat bertolak belakang dgn cara pandang orang tua kita,sejujur nya aku sangat tersentuh mendengar cerita dan keluh kesah mu tempo hari,krn aku jg merasa scara individu pernah mengalami hal yg sahabat rasakan,malah lebih parah dan pelik dr pada yg sahabat alami ini.

Sahabat..

Percayalah tak ada satu pun org tua di dunia ini tak ingin melihat anak bahagia,tak satu pun org tua di dunia ini ingin melihat anak nya menderita secara lahir dan bathin,walaupun dalam kenyataan nya sungguh respon yg pahit kita dapat kan dari orang tua yg kita cintai atas seseorang pilihan kita yg notabene org yg kita cintai sekaligus kita sayangi,hanya karena masalah beda prinsip,adat,kultur dan budaya,tapi masih dalam satu koridor batak.

Kadang kita berpikir,kenapa mereka tidak bsa mengerti dengan perasaan kita?knpa mereka tega membuat pilihan yg tak sanggup tuk kita pilih? dan msh bnyk tanda tanya lagi dlm benak kita pribadi,dan yg paling membuat kita semakin tersendiri,justru saudara2 terdekat kita dlm keluarga tak satu pun yg mendukung keputusan yg kita ambil.benar2 terpojok dan terjatuh.

Jadi,seperti yg sudah prnh aku katakan tempo hari pada mu sobat,sebagai laki2 kita harus bisa berpikir secara hati2,seperti pepatah lama jawa”alon alon asal klakon”dan secara dewasa,baik buruk nya satu keputusan yg kita ambil,dan harus memikirkan resiko,konsokuensi dari apa yg telah kita ambil,jika memang shobat mengikuti kata hati,dan tetap pada pendirian?maka bersiaplah untuk mengorban kan keluarga,jika ini pilihan shobat,apa shobat yakin?bukan kan kekasih kita,org yg baru kita kenal msh se umuran 2,5th?sementara keluarga kita adalah segala gala nya bwt kita?bukan kan mrka yg membesarkan kita dr sejak dlm rahim,lahir dibesar kan dan sampai dewasa pada detik ini?adakah yg dapat menggantikan keluarga kita?aku pribadi pnya pandangan”pacar,kekasih,org kita cintai bisa berganti ganti namun keluarga kita tidak akan dapat terganti atau di gantikan.

Jadi mari kita berpikir secara matang2 dlm mengambil segala keputusan,apalagi hal sprti ini benar2 menguras pikiran,kalau masih bisa kita ambil jalan tengah nya,yg berarti sama2 happy ending.masih ada waktu untuk melakukan pendekatan pda orang tua kita,jika memang kita tetap mengikuti kata hati kita, lakukan pendekatan yg persuasif bwt org tua dan keluarga,bhwa kita tdk salah dlm menentukan pilihan ini.memang harus butuh waktu yg tidak singkat untuk melakukan ini,
Percayalah shobat,kelak mereka akan menyetujui apa yg km inginkan selama ini,dan km disini akn sangat berperan banyak sebagai media penyampai si dia untuk menyampaikan hal hal yg baik dan positif pada org tua kita.aku berharap shobat menemukan jalan keluar yg benar2 happy ending,dan kelak mengucap janji setia di altar gereja sebagai pasangan suami istri yg di persatukan oleh TUHAN,
Semoga berhasil shobat.

*Ditujukan buat seseorang*
{Sidamanik 09,01,2010}

(An_brs lalahi)
Ditulis sekitar 5 bulan yang lalu · Komentari · SukaTidak Suka
Junita E. A. Manik
Junita E. A. Manik
siiipp…decision maker yg bijak😀 dan seharusnya begitu (buat seseorang yg katany dsana*)hehe
09 Januari jam 10:31 ·
An-Brs Lalahi
An-Brs Lalahi
Biasa lah iban,bijak buat orang lain,tp bodoh buat diri sendri.tah apa istilah nama nya.
09 Januari jam 10:36 ·
Tulis komentar…


Surat Tuk Sahabatku disana

Blogged with the Flock Browser

Tentang Bresmansilalahi

Belajar dari hal yang sangat kecil dan sederhana,untuk menemukan sesuatu yang lebih besar dan bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di curhat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s